Cara Kami Mengenal Potensi Anak Sejak Kecil

Saat ini usia anak kami F1 adalah 6,5 tahun dan F2 5 tahun. Kurang lebih sejak enam bulan terakhir ini kami mengamati potensi-potensi keduanya dari kegiatan yang kami lakukan atau saat mereka bermain atau beraktifitas sendiri.

Berikut ini hasil mapping potensi-potensi anak-anak kami. Kami tidak tahu atau tidak punya tools yang digunakan biar lebih sesuai. Ini hanya coret-coretan kami.

Mapping Potensi FaFa
Mapping Potensi FaFa

Saat ini F1 ketika diminta untuk memilih belajar apa, lebih banyak meminta praktikum ‘Api’ sedangkan F2 lebih suka berburu kadal dan belalang. Memang keduanya menyukai kegiatan-kegiatan tersebut, tetapi kalau kami amati emang F1 lebih antusias dan memaksa untuk praktikum dibanding adiknya. Dan ketika ada belalang dan kadal yang ada di halaman rumah, yang lebih cekatan dan lebih berani untuk menangkap adalah F2, dan F1 tidak berani atau tidak mau menangkapnya kalau F2 tidak terlebih dahulu untuk menangkapnya.

Praktikum: gelas menempel di piring
Praktikum: gelas menempel di piring
Praktikum : FaFa ingin tahu proses terjadinya uap.
Praktikum : FaFa ingin tahu proses terjadinya uap.

Setelah praktikum membuat uap, FaFa bertanya “terus cara bikin hujannya bagaimana”?.  ……

F2 mau tahu mata keong
F2 mau tahu mata keong
F2 tangkap kadal, F1 ingin   memegang kadal juga
F2 tangkap kadal, F1 ingin memegang kadal juga
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s